5 Tips AI Voice to Text di Google Workspace. Tinggal Ngomong, Kerjaan Beres!
AI voice to text memungkinkan pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan di Google Workspace hanya dengan berbicara. Dengan fitur berbasis Gemini terbaru, pengguna dapat mencari informasi di Gmail, membuat draft di Google Docs, hingga mengubah ide yang diucapkan menjadi catatan terstruktur di Google Keep.
Apa saja yang bisa dilakukan dengan fitur AI berbasis suara ini? Simak artikel sampai habis!
1. Mencari Informasi di Gmail Tanpa Mengetik
Mencari informasi penting di inbox terkadang membutuhkan waktu, terutama ketika harus membuka banyak email atau mengingat kata kunci tertentu.
Melalui Gmail Live, pengguna dapat mencari informasi di inbox menggunakan percakapan berbasis suara. Misalnya, pengguna dapat menanyakan informasi penerbangan atau agenda tertentu, kemudian Gmail akan mencari informasi yang relevan dari email yang tersedia.
Artinya, pengguna tidak perlu selalu mengetik keyword atau membuka email satu per satu untuk menemukan informasi yang dibutuhkan.
2. Membuat Draft Dokumen dengan Suara
Punya ide tetapi bingung mulai menulis dari mana? Docs Live dapat membantu mengubah percakapan menjadi draft dokumen.
Pengguna cukup menjelaskan ide menggunakan suara. Docs Live kemudian membantu mengorganisasi pemikiran, menyusun struktur dokumen, membuat outline, dan menyempurnakan tone tulisan.
Dengan izin pengguna, fitur ini juga dapat mengambil informasi yang relevan dari Gmail, Drive, Chat, dan web.
Bagi pekerja yang sering melakukan brainstorming, cara ini dapat membantu melewati tahap “blank page” sebelum mulai menulis.
Baca juga: 3 Cara Maksimalkan Gmail Workspace Menggunakan Flows
3. Mengubah Brain Dump Menjadi Catatan Terstruktur
Ide sering muncul ketika sedang melakukan aktivitas lain. Masalahnya, tidak semua orang sempat langsung mengetiknya.
Melalui Keep Live, pengguna dapat melakukan brain dump menggunakan suara. Fitur ini kemudian membantu menangkap, menyusun, dan mengubah ucapan tersebut menjadi catatan atau daftar yang lebih terstruktur.
Jadi, pengguna tidak perlu memikirkan format catatan terlebih dahulu. Cukup keluarkan ide yang ada di kepala, lalu biarkan AI membantu merapikannya.
4. Berinteraksi dengan Workspace Secara Lebih Natural
Salah satu perubahan menarik dari fitur ini adalah cara pengguna berinteraksi dengan aplikasi.
Alih-alih selalu mengetik keyword, perintah, atau instruksi yang sangat spesifik, pengguna dapat menggunakan bahasa percakapan untuk menyampaikan apa yang mereka butuhkan.
Google menyebut pendekatan ini sebagai pengalaman conversational yang memungkinkan pengguna menggunakan suara untuk mencari, menyusun, dan mengembangkan ide.
Dengan pendekatan tersebut, voice bukan hanya berfungsi untuk mengubah ucapan menjadi teks. AI juga membantu memahami konteks dan mengubah ucapan tersebut menjadi tindakan atau output yang lebih berguna.
5. Menghemat Waktu untuk Pekerjaan yang Banyak Melibatkan Ide
AI voice to text juga dapat membantu pekerjaan yang membutuhkan proses berpikir cepat, seperti brainstorming, membuat outline, mencari informasi, atau mencatat ide.
Misalnya, daripada berhenti untuk mengetik setiap ide yang muncul, pengguna dapat mengutarakannya terlebih dahulu. Docs Live dapat membantu menyusun ide menjadi dokumen, sementara Keep Live dapat mengubahnya menjadi catatan dan daftar yang lebih terorganisasi.
Dengan begitu, pengguna dapat lebih fokus pada apa yang ingin dikerjakan, bukan terus-menerus memikirkan bagaimana cara mengetikkannya.
Baca juga: 5 Cara AI Design Permudah Pembuatan Visual di Google Workspace
AI Voice to Text Membawa Cara Baru Menggunakan Google Workspace
Perkembangan AI membuat interaksi dengan aplikasi kerja tidak lagi terbatas pada keyboard dan mouse.
Dengan fitur voice terbaru di Gmail, Docs, dan Keep, pengguna dapat menggunakan suara untuk mencari informasi, menuangkan ide, serta membuat dan mengorganisasi konten.
Google menyatakan fitur-fitur tersebut mulai diluncurkan pada September 2026 untuk pelanggan Google AI tertentu, sementara versi untuk pelanggan bisnis Google Workspace disebut akan hadir kemudian. Ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan jenis akun dan paket yang digunakan.
Ingin memaksimalkan Google Workspace dan AI untuk kebutuhan bisnis? PointStar Indonesia siap membantu perusahaan Anda mengeksplorasi solusi AI dan Google Workspace yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Hubungi kami sekarang!