5 Cara AI Design Permudah Pembuatan Visual di Google Workspace
Google menghadirkan update terbaru untuk Google Pics yang memungkinkan pengguna melakukan AI design langsung di Google Workspace. Dengan tool ini, pengguna dapat membuat dan mengedit gambar menggunakan AI tanpa harus berpindah dari workflow Workspace.
Google Pics dapat membantu membuat visual dari text prompt, mengedit bagian tertentu pada gambar, hingga menyempurnakan visual sesuai kebutuhan.
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan dengan AI design di Google Workspace?
1. Membuat Visual dari Instruksi Sederhana
Salah satu manfaat AI design adalah membantu pengguna membuat visual tanpa harus memulai semuanya dari kanvas kosong.
Google Pics memungkinkan pengguna membuat custom graphics menggunakan text prompt. Tool ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari membuat poster hingga social media post dan mengedit ilustrasi digital.
Misalnya, tim marketing membutuhkan visual untuk pengumuman produk baru. Daripada membuat desain dari awal, pengguna dapat memberikan gambaran mengenai visual yang diinginkan dan kemudian menyempurnakan hasilnya.
2. Mengedit Bagian Tertentu Tanpa Mengubah Seluruh Gambar
Salah satu tantangan dalam menggunakan AI untuk membuat gambar adalah ketika pengguna hanya ingin mengubah satu bagian tertentu.
Google Pics memiliki fitur object segmentation yang memungkinkan pengguna memilih objek tertentu dalam gambar dan mengubahnya tanpa harus mengubah keseluruhan visual. Pengguna juga dapat memberikan instruksi pada area tertentu untuk melakukan beberapa perubahan sekaligus.
Hal ini membuat proses revisi menjadi lebih fleksibel karena pengguna tidak harus selalu membuat ulang gambar dari awal.
Baca juga: Generate Image Langsung di Google Docs? Kini Bisa dengan Gemini!
3. Mengubah Teks dalam Gambar dengan Lebih Praktis
Visual bisnis sering kali membutuhkan teks, misalnya untuk poster, pengumuman, atau materi media sosial. Masalahnya, mengganti teks pada gambar biasanya membutuhkan proses editing tambahan.
Google Pics memungkinkan pengguna mengedit atau menerjemahkan teks langsung di dalam gambar tanpa mengubah desain atau font yang digunakan.
Fitur ini dapat membantu ketika satu visual perlu dibuat dalam beberapa bahasa atau ketika terdapat informasi yang perlu diperbarui.
4. Membuat Beberapa Pilihan dari Satu Prompt
Dalam proses desain, hasil pertama belum tentu langsung sesuai dengan kebutuhan. Pengguna mungkin ingin melihat beberapa alternatif sebelum menentukan visual yang paling cocok.
Google Pics dapat menghasilkan beberapa opsi dari satu prompt, sehingga pengguna dapat memilih hasil yang paling sesuai dan kemudian menyempurnakannya.
Dengan cara ini, AI design tidak hanya berfungsi untuk membuat satu gambar, tetapi juga membantu proses eksplorasi ide visual.
5. Membuat dan Mengedit Visual Langsung dalam Google Workspace
Salah satu hal yang membuat AI design semakin relevan untuk pekerjaan adalah integrasinya dengan tools yang sudah digunakan sehari-hari.
Google Pics mulai diintegrasikan dengan Google Docs dan Google Slides, sementara integrasi dengan Google Drive akan menyusul. Artinya, pengguna dapat membuat atau mengedit visual tanpa harus terus berpindah aplikasi atau melakukan copy-paste secara manual.
Pengguna juga dapat memasukkan file dari Google Drive ke Google Pics untuk kebutuhan seperti membuat konsep brand.
Baca juga: Generate Foto AI dan Edit Gambar Langsung di Google Workspace Tanpa Canva Lagi!
AI Design dan Masa Depan Pekerjaan Kreatif
AI design bukan berarti seluruh proses kreatif harus diserahkan kepada AI. Sebaliknya, teknologi ini dapat membantu pengguna mempercepat pekerjaan yang biasanya membutuhkan banyak proses manual, sementara keputusan mengenai konsep, pesan, dan hasil akhir tetap berada di tangan pengguna.
Google Pics menjadi salah satu contoh bagaimana kemampuan AI mulai masuk lebih jauh ke dalam workflow Google Workspace.
Selain membantu membuat gambar, tool ini dirancang agar proses membuat dan mengedit visual dapat dilakukan lebih dekat dengan aktivitas kerja sehari-hari.
Google menyatakan Google Pics sedang rollout secara bertahap kepada pelanggan Google AI Pro dan Ultra serta sebagian besar pelanggan Google Workspace Business. Ketersediaan fitur dapat berbeda berdasarkan paket dan tahap rollout.
Ingin memanfaatkan AI untuk membuat workflow bisnis lebih efisien? PointStar Indonesia dapat membantu perusahaan mengeksplorasi Google Workspace dan solusi AI yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Hubungi kami sekarang!