PKBM PPI Taiwan

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PPI Taiwan

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PPI Taiwan Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Menggunakan Google Workspace for Education Bersama Pointstar

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan lembaga penyelenggara layanan pendidikan dan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat yang dikhususkan bagi Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, namun pula terbuka untuk umum. Dilansir Juni 2015 lalu, lembaga ini digubah oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Taiwan yang terbeban memberikan peluang bagi buruh migran yang edukasinya terhenti dengan cara memfasilitasi kelanjutan pendidikan untuk meraih ijazah pendidikan formal sembari tetap bekerja. PKBM PPI Taiwan telah diakui oleh Kementrian Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia pasca penerbitan Nomor Pokok Sekolah Nasional pada Desember 2015 silam. Seluruh program yang dilaksanakan tidak memungut biaya apapun dengan harapan memperluas akses pendidikan bagi pihak-pihak yang paling membutuhkan. 

Lembaga ini dibentuk dengan harapan memberikan kesempatan bagi warga negara dan Buruh Migran Indonesia di Taiwan untuk mengenyam kehidupan yang lebih baik. Kompetensi-kompetensi yang diajarkan diharapkan dapat membuka akses pekerjaan lebih luas atau membekali pembangunan usaha sendiri. 

Pendidikan yang ditawarkan adalah Program Kejar Paket A (setara SD), B (setara SMP) dan C (setara SMA) disertai pelatihan-pelatihan vokasional. Kurikulum pembelajaran dirancang spesifik agar memberdayakan siswa-siswanya tidak hanya secara akademis, namun juga life skills untuk menunjang pekerjaan di bidang masing-masing. Salah satu pelatihan non-akademis yang diminati merupakan pematangan penguasaan Bahasa Mandarin agar Pekerja Migran Indonesia dapat merasakan transisi perpindahan negara yang lebih mulus dan mampu menjalankan kehidupan sehari-harinya secara mandiri tanpa kendala bahasa.

“Saat ini, terdapat sejumlah 5 kelas di PKBM PPI Taiwan, dengan masing-masing jumlah siswa per kelasnya sebanyak 15 siswa. Terdapat 3 kelas yang sebentar lagi akan lulus karena sudah berada di tingkat akhir.”

Aditya Royandi, Ketua PKBM PPI Taiwan

Desakan penyelesaian beban kerja sehari-hari dan tuntutan agar tetap siaga di tempat kerja memaksa pembelajaran agar dilakukan secara remote dan dapat diakses kapanpun melalui perangkat apapun. Pelatihan harus mampu dilaksanakan tanpa mengganggu mata pencaharian para pekerja. Faktor-faktor kesehatan fisik seperti kelelahan maupun ketidakpastian waktu serta beban kerja juga harus dipertimbangkan. Dari sisi pengajar, terdapat keterbatasan tenaga instruktur jika harus membuka banyak kelas sekaligus. Maka dari itu, PKBM PPI Taiwan memutuskan melaksanakan kegiatan belajar-mengajarnya secara online dan direkam agar memberikan keleluasaan akses secara fisik maupun waktu. Dibutuhkan aplikasi pembelajaran yang mudah digunakan dan ramah pengguna. Selain itu, PKBM PPI Taiwan memiliki rencana pengembangan kurikulum, sehingga software-nya harus mudah di scale up kapanpun.

PKBM PPI Taiwan memilih Google Workspace for Education untuk menjawab kebutuhannya. Google Meet memiliki fitur record agar seluruh penjelasan tenaga pengajar dapat direkam dan ditonton oleh para siswa ketika memiliki waktu senggang. Google Classroom memungkinkan pembagian materi, pengumpulan tugas, dan pemberian penilaian secara daring. Membuat kelas dan penerapan kurikulum baru juga dapat dilaksanakan dengan cepat dengan Google Workspace for Education. 

Pointstar, sebagai Google Premier Partner, membantu PKBM PPI Taiwan dalam proses konsultasi mencari solusi yang tepat guna untuk menjawab kebutuhan belajar-mengajarnya sekaligus membantu pelaksanaan penerapan. Tim Pointstar telah mengawal dari proses onboarding hingga implementasi Google Workspace for Education. Ketika terdapat pertanyaan maupun kendala, Tim Pointstar dengan sigap menjawab dan memberikan bantuan teknis terkait solusi Google for Education.

“PKBM PPI Taiwan terus berkembang, terlebih karena saat ini kami sedang dalam proses PPDB, dan kami akan terus menggunakan layanan dari Google Workspace untuk kebutuhan pembelajaran jarak jauh di sekolah kami. Google Workspace sangat membantu kami melaksanakan kelas dan pelatihan secara lancar dan nyaman. Kami memiliki rencana ekspansi jumlah user dan kelas di masa mendatang.”

Aditya Royandi, Ketua PKBM PPI Taiwan

Menggunakan Google Workspace for Education, PKBM PPI Taiwan kini dapat menyelenggarakan proses pendidikan dengan lebih lancar, fleksibel, dapat diakses dimanapun, dan mudah digunakan dengan harapan memberikan edukasi yang inovatif dan komunikatif membangun masyarakat dan Buruh Migran Indonesia di Taiwan.

Share this post

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email